PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL UMBI BAWANG DAYAK (Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHID (MDA) JARINGAN PANKREAS TIKUS PUTIH JANTAN YANG DIINDUKSI ALOKSAN

Ringga Novelni

Abstract


Malondialdehid (MDA) merupakan hasil peroksidasi lipid yang berguna sebagai penanda dari radikal bebas berlebih pada pasien Diabetes Mellitus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh variasi dosis ekstrak etanol umbi bawang dayak dalam menurunkan kadar malondialdehid pankreas tikus putih jantan yang diinduksi aloksan. Pengukuran kadar malondialdehid menggunakan uji  Thio barbiturat acid (TBA)  reactivity test. Analisis statistik dengan uji One way anova dilanjutkan uji Duncan. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar MDA pada kelompok dosis 75 mg/kgBB, 150 mg/kgBB,  300 mg/kgBB  masing-masing adalah 9,10±0,66 nmol/ml, 8,46±0,69 nmol/ml dan 6,85±0,92 nmol/ml. Analisis statistik dengan anova menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05). Uji lanjut Duncan menunjukkan dosis 300 mg/kgBB  yang paling mendekati kelompok kontrol negatif, hal ini membuktikan bahwa dosis 300 mg/kgBB  berpengaruh terhadap penurunan kadar malondialdehid pankreas tikus putih jantan yang diinduksi aloksan.

Kata kunci : Malondialdehid, bawang dayak, Eleutherine bulbosa (Mill.) Urb).


References


Chand, S. (2014). “Importance of Pharmacognostic study of medicinal plants: An over view. ” Journal of Pharmacognosy and Phytochemistry. Vol.2(5). Hal.69–73.

Davani, B. (2003). Increased Glucocorticoid Sensitivity in Pancreatic β-Cell: Effect on Glucose metabolism and Insulin Release. Thesis. Karolinska Institutet. Stockholm. Sweden.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Laporan Nasional Riset Kesehatan Dasar. Pusat penelitian pengembangan kesehatan. Jakarta.

Ernawati, dan Nurliani, A. (2012). “Antioxidant Effect of Eleutherine Americana Merr (Bawang Dayak) Ethanol Extract Towards the Tubule Seminiferous Microanatomy Structure Testis of Male Rats Exposed to Cigarette Smoke.”Sains Dan Terapan Kimia. Vol.6(2). Hal.93–100.

Fajarwati, Ellys Indah. (2001). “Pengaruh Rumput Laut (Euchema spinosum) Terhadap Aktivitas Radikal Bebas Pada Hepar Tikus (Rattus novergitus) yang Mendapat Diet Kolesterol Tinggi.” Skripsi Tidak Diterbitkan. Malang : Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya Malang.

Febrinda, A. E., Yuliana, N. D., Ridwan, E., Wresdiyati, T., & Astawan, M. (2014). “Hyperglycemic control and diabetes complication preventive activities of Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia L. Merr.) bulbs extracts in alloxan-diabetic rats.”International Food Research Journal. Vol.21(4). Hal.1405–1411.

Hamid, A.A.,Aiyelaagbe, O.O., Usman, L.A, Ameen, O.M., Lawal, A. (2010). “Antioxidant : its Medidal and Pharmacological Applications.” African Journal of pure and applied chemistry. vol.4(8). Hal.142- 151

Hidayah, A.S., K. Mulkiya., dan L. Purwanti. (2015). “Uji Aktivitas Antioksidan Umbi Bawang Dayak (Eleutherine bulbosa Merr.).”Prosiding Penelitian SPeSIA Unisba2015. Hal.397-404.

International Diabetes Federation. (2015). WDD 2015 Campaign. Sara Webber: International Diabetes Federation.

Marsk, Dawn B., Allan D. Marsk., Collen M. Smith. (2000). Biokimia Kedokteran Dasar. Jakarta : EGC. Kedokteran.

Mu’nisa, Andi., Tutik W., Nastiti, K., Wasmen, M. (2008). Perbaikan Aktivitas Antoksidan Pada Jaringan Kelinci Hiperkolesterolemia dengan Pemberian Ekstrak Daun Cengkeh. J. Velenteriner. Desember 2008 : 1411-8327.

Nuraini, A., Indriani, R., Ilyas, R., Srihariyati, Kertawijaya, K., Subagyo, S., &Isnariani, A. (2015). “Standardisasi ekstrak tumbuhan obat Indonesia, salah satu tahapan penting dalam pengembangan obat asli Indonesia.”InfoPOM.

Slatter, D. A., Bolton, C. H., dan Bailey, A. J. (2010). “The importance of lipid-derived malondialdehyde in diabetes mellitus.”Diabetologia. Vol.43(5). Hal.550–557.

Soesilo, N. (2012). “Pengaruh Pemberian Jus Noni ( Morinda Citrifolia L) Dosis Bertingkat Terhadap Produksi Nitric Oxide (No) Makrofag Peritoneum Pada Tikus Galur Wistar Yang Diberi Paparan Asap Rokok.”Eprints Undip.Vol.1. Hal.18

Srinivasan dan Ramarao. (2007). Animal Model In Type 2 Diabetes Research : An Overview. Indian J Med Res 125. pp 451-472.

Suarsana, I. N., Utama, I. H., Agung, I. G., dan Suartini, A. (2010). “Pengaruh Hiperglikemia dan Vitamin E pada Kadar Malonaldehida dan Enzim Antioksidan Intrasel Jaringan Pankreas Tikus.”Mkb. Vol.43(2). Hal.72–76.

Suharmiati. (2003). "Pengujian Bioaktivitas Anti Diabetes Mellitus Tumbuhan Obat, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Pusat Penelitian dan PengembanganPelayanan dan Teknologi Kesehatan Departemen Kesehatan RI, Surabaya." Cermin Dunia Kedokteran. No. 140, 8- 13.

Szkudelski, T. (2001). “The Mechanism Of Alloxan And Streptozotocin Action In β Cells Of The Rat Pa Ncreas.” Physiology Research. Hal.54–536.

Utami, P., dan Desty, E.P. (2013). The Miracle of Herbs. Jakarta: PT. AgroMedia Pustaka. Halaman 164-166.

Yasa, I.W.P.S. et al. (2015).“Hubungan Positif antara Ulkus Kaki Diabetik dengan Presentase Sel Bermarkah CD4+ Pembawa Malondialdehid.”Agritech. Vol.37(3). Hal.80-82. Universitas Udayana.




DOI: http://dx.doi.org/10.36434/scientia.v9i1.203

Refbacks

  • There are currently no refbacks.